Tata Cara Berwudhu Dan Tuntunan Wudhu Rasulullah

doa wudhu
Berikut adalah tata cara berwudhu yang kami kutip dari kitab Manhajus Salikin karya Syaikh Nashir as-Sa'dy tata cara berwudhu Rasulullah yang kami ketengahkan ini adalah sangat ringkas,sehingga penyebutan dalil tidak terlalu banyak akan anda lihat:
  1. Pertama-tama hendaknya dia berniat untuk mengangkat hadats,atau berwudhu untuk sholat dan lain sebagainya,dan niat adalah syarat diterimanya segala amal ibadah baik berupa wudhu dan ibadah lainnya,karena Rasulullah bersabda:"Sesungguhnya amal ibadah tergantung dari niatnya".HR.Bukhari (1),Muslim (1907).Namun perlu diingat bahwasanya niat itu letaknya dalam hati jadi tidak perlu melafazkan niat untuk wudhu.
  2. Lalu setelah itu hendaknya dia mengucapkan"Bismillah".
  3. Lalu membasuh kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali.
  4. Kemudian berkumur-kumur serta melakukan istinsyaq dengan 3 cedokan air.
  5. Kemudian hendaknya dia membasuh mukanya sebanyak tiga kali.
  6. Lalu membasuh kedua tangannya sampai ke kedua siku sebanyak 3 kali (ini yang paling sempurna walaupun boleh kurang tiga kali).
  7. Membasuh kepalanya mulai dari kepala bagian depan sampai ke tengkuk dengan memakai tangannya,lalu mengembalikan tangannya ke tempat di mana dia memulai basuhan tadi.
  8. Lalu hendaknya dia memasukkan kedua telunujk (baik yang kanan maupun kiri) ke telinga dan membasuh bagian luar telinga dengan kedua jempolnya.
  9. Kemudian hendaknya dia membasuh kedua kakinya sampai ke mata kaki,masing-masing tiga kali.
tata cara berwudhuBeginilah tata cara berwudhu yang paling sempurna yang diperintah oleh Rasulullah,untuk dalilnya lihat hadit Ustman dalam Shahih Bukhari(159),Muslim(226).
Pembatal-pembatal Wudhu
Mengenai pembatal-pembatal wudhu maka di sini akan kami sampaikan secara ringkas:
    tata cara wudhu Rasulullah
  1. Keluarnya sesuatu dari qubul dan dubur.
  2. Hilangnya akal dengan tidur dan sejenisnya.
  3. Makan daging unta juga membatalkan wudhu menurut pendapat yang rajih,karena Nabi-shallallahu alaihi wasallam-ditanya,Apakah kami wajib berwudhu jika makan daging unta? Maka beliau menjawab:"Ya".(HR.Muslim.360).
  4. Memegang kemaluan dengan syahwat dan tanpa penghalang.
  5. Murtad,adapun murtad ini maka bisa menghapus semua amal ibadah.
Doa Wudhu
Setelah selesai berwudhu kita disunnahkan membaca doa wudhu di bawah ini:
 
َشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ,الَّلهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
“Asyshadu an la ilaha illallahu wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah,Allahummaj alni minat tawwabin waj alni minal mutatahhirin”.(Iwa’ul Ghalil.1/122,Muslim.1/209).
Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa,tiada sekutu bagi-Nya,dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang beertaubat,dan jadikanlah aku orang-orang yang suci”
Shalat Wudhu
Setelah kita berwudhu kita disunnahkan untuk melakukan shalat wudhu atau shalat sunnah wudhu sebanyak 2 rakaat,mengenai dalil tentang hal ini Rasulullah bersabda kepada Bilal:"Wahai Bilal amalan apa yang paling engkau harapkan pahalanya di sisi Allah setelah engkau masuk Islam? karena saya mendengar bunyi sendalmu di dalam surga,Bilal menjawab:"Tidak ada amalan yang paling aku harapkan pahalanya selain sebuah amalan yaitu tidaklah aku berwudhu,melainkan aku shalat setelah wudhu itu semampuku (maksudnya shalat sunnah wudhu)".(HR.Bukhari.1149/34/3).

4 Responses to "Tata Cara Berwudhu Dan Tuntunan Wudhu Rasulullah"

Anonim mengatakan...

good post...

Bayu Santoso mengatakan...

As'salammuallaikum. shodaqoh97.blogspot.com

udin mengatakan...

Assalammu'alaikum pak Ustadz!
Setelah kita berwudhu terus memasuki mesjid, manakah yang didahulukan sholat wudhu atau sholat tahyatul mesjid?

abuzaid mengatakan...

Wa'alaikumus salam
Sholat sunnah wudhu' yang antum lakukan bisa menggantikikan sholat tahiyatul masjid, karena sholat tahiyatul masjid dilakukan untuk menghormati masjid, serta agar orang yang memasuki masjid hendaknya memulai dengan sholat, dan itu sudah terdapat pada sholat sunnah wudhu' yang antum lakukan, sebagaimana jika antum masuk masjid terus langsung melakukan sholat sunnah qobliyah maka itu menggantikan sholat tahiyatul masjid, atau antum masuk masjid sedangkan orang-orang sedang melakukan sholat fardhu berjama'ah maka sholat fardhu yang antum lakukan bersama orang-orang tadi, itu sudah menggantikan sholat tahiyatul masjid,jika antum niatkan dengan sholat qobliyah atau sholat fardhu itu juga untuk tahiyatul masjid maka antum insyaalloh dapat pahala semuanya, Imam an-Nawawy berkata tentang hal ini:"Tidak ada yang menyelisihi pendapat ini" (kitab Kassyaful Qina' 1/423). Wallohu A'lam.

Posting Komentar

Pertanyaan dan komentar, akan kami balas secepatnya-insyaallah-.