Untaian Mutiara Fa'idah ( 1 )


قال شيخ الإسلام في مجموع الفتاوى (10:124):
ولهذا يقال: ما خلا جسد من حسد لكن اللئيم يبديه والكريم يخفيه
Ibnu Taimiyah-rahimahullah-berkata dalam Majmu’ Fatawa (10/124):” Oleh karena itu dikatakan:tidak ada seorangpun yang terbebas dari hasad (dengki), namun orang yang tercela menampakkannya dan orang yang mulia menyembunyikannya”.

قال شيخ الإسلام في المجموع ...:
من لم يقبل الحق ابتلاه الله  بقبول الباطل
Ibnu Taimiyah-rahimahullah-berkata dalam Majmu’ Fatawa…:
“Barangsiapa yang menolak kebenaran maka Allah akan mengujinya (membuatnya) menerima kebatilan”.



قال الإمام ابن القيم رحمه الله تعالى في مفتاح دار السعادة (1:160):
 من عُرض عليه حقٌ فرده فلم يقبله, عُوقب بفساد قلبه وعقله ورأيه.
Ibnul Qayyim-rahimahullah-berkata dalam “Miftah Daar as-Sa’adah” 1/160:
“Barangsiapa yang ditunjukkan kebenaran kepadanya lantas ia menolak dan tidak menerimanya maka ia akan dihukum dengan rusaknya hati, akal serta fikirannya”.


قال شيخ الاسلام ابن تيمية رحمه الله مجموع الفتاوى( 51:4 ) :
ومما يميز أهل الحديث عن غيرهم ثباتهم على مبادئهم عند المحن والفتن, فما يعلم أحد من علمائهم ولا صالح عامّتهم رجع قط عن قوله واعتقاده بل هم أعظم الناس صبراً على ذلك وإن امتحنوا بأنواع المحن وفتنوا بأنواع الفتن...
Ibnu Taimiyah-rahimahullah-berkata dalam “Majmu’ Fatawa” 4/51:
“Di antara hal yang membedakan antara ahlus sunnah dengan yang lain adalah ketegaran mereka (dalam berpegang teguh) dengan prinsip-prinsip mereka ketika terjadi ujian dan fitnah, tidak ada seorangpun dari para ulama dan kalangan orang shalih dari masyarakat awam mereka yang kembali dari prinsip (ahlus sunnah) dan keyakinan mereka, akan tetapi justru mereka adalah orang yang paling sabar di atas keyakinan mereka, walaupun mereka diuji dengan berbagai macam ujian dan dicoba dengan berbagai cobaan”.

قال ابن المبارك-رحمه الله - سير أعلام النبلاء( 8:387 ):
لا أعلم بعد النبوة أفضل من بث العلم
Ibnul Mubarak-rahimahullah- berkata “Siar A’lamin Nubala’ 8/387:
“Aku tidak mengetahui suatu kedudukan yang lebih afdhal-setelah kenabian-selain menyebarkan ilmu”.

قال رسول الله-صلى الله عليه وسلم-:(( لا تكرهوا مرضاكم على الطعام والشراب فإن الله يطعمهم ويسقيهم)). أخرجه الترمذي  وابن ماجه وحسنه الألباني في الصحيحة  رقم:727. قال ابن القيم-رحمه الله- في مفتاح دار السعادة ( 52:1) : وهذا أمر يعلمه غالب الناس: أن القلب متى حصل له ما يفرحه ويسره من نيل مطلوبه ووصال حبيبه أو ما يغمه ويسوؤه ويحزنه شغل عن الطعام والشراب...
Rasulullah-shallallahu alaihi wasallam-bersabda:”Janganlah kalian memaksa orang sakit untuk makan dan minum karena Allah yang memberinya makan dan minum”. HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah dan dihasankan oleh al-Albani dalam “as-Shahihah” no.727.   Ibnul Qayyim-rahimahullah-berkata dalam “Miftah Daar as-Sa’adah” 1/52: “Perkara ini telah umum diketahui oleh mayoritas manusia yaitu: Bahwasanya apabila hati berhasil mendapatkan apa yang dia sukai dan senangi seperti cita-citanya tercapai begitu juga bila yang dicintai telah didapat atau hati itu didatangi oleh hal yang membuatnya sedih, terganggu dan gundah maka makan dan minum akan ia lupakan…”.  Bersambung….insya’allah…

4 Responses to "Untaian Mutiara Fa'idah ( 1 )"

jamaludin ruslan mengatakan...

Masyaallah, jazakallah

ahmadisy mengatakan...

ما شاء الله... بارك الله فيك
izin share ke tetangga sebelah, boleh nggak ustadz?

abuzaid mengatakan...

boleh...
وفيكم بارك الله...

abuzaid mengatakan...

ust jamal...ku tunggu blog antum...wa iyyak...

Posting Komentar

Pertanyaan dan komentar, akan kami balas secepatnya-insyaallah-.