.....Agar Roda Kehidupan Bisa Berputar

Allah-ta’ala-berfirman:

نحن قسمنا بينهم معيشتهم في الحياة الدنيا ورفعنا بعضهم فوق بعض درجات ليتخذ بعضهم بعضا سخريا 

“…Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain…”(QS.az-Zukhruf : 32).[1]
Agar Roda Kehidupan Bisa Berputar

Imam al-Baghawi-rahimahullah-berkata dalam tafsirnya:

ورفعنا بعضهم فوق بعض درجات: بالغنى والمال ليستخدم بعضهم بعضا فيسخر الأغنياء بأموالهم الأجراء الفقراء بالعمل فيكون بعضهم لبعض سبب المعاش هذا بماله وهذا بأعماله فيلتئم قوام أمر العالم 

“(“Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat”) yaitu dengan rizki dan harta benda (maupun yang lainnya) agar terjadi saling membutuhkan, maka si kaya memanfaatkan para pekerja yang miskin dengan memberi mereka harta (upah) sedangkan yang miskin dengan bekerja, maka dengan itu berjalanlah kehidupan, si kaya dengan hartanya dan si miskin dengan tenaganya, maka dengan itu berlangsunglah kehidupan di alam semesta ini.”(Tafsir al-Baghawi QS.az-Zukhruf: 32).

Abu Hayyan-rahimahullah-berkata:

والحكمة هي أن يرتفق بعضهم ببعض ، ويصلوا إلى منافعهم،ولو تولى كل واحد جميع أشغاله بنفسه ما أطاق ذلك

“Hikmah (dijadikannya manusia itu berbeda-beda) ialah agar satu sama lain saling membutuhkan dan memanfaatkan, seandainya setiap individu harus menyelesaikan semua urusannya secara sendiri-sendiri, maka ia sungguh tak kan mampu.”(Tafsiir al-Bahr al-Muhith : 8/13).

Itulah salah satu hikmah di balik bertingkat dan berbedanya strata ekonomi, kedudukan, potensi, kemampuan …manusia yaitu agar roda kehidupan itu bisa berputar dan berjalan, agar tercipta keadaan di mana setiap orang saling membutuhkan, kita bisa bayangkan seandainya semua manusia kaya raya, maka kepada siapa kita akan bersedekah? siapa yang akan jadi pembantu rumah tangga? bahkan siapa yang akan jadi tukang sampah? Kita juga bisa bayangkan seandainya semua orang sekonyong-konyong pintar dengan segudang ilmu, siapa yang akan jadi pelajar? siapa yang akan menjadi penuntut ilmu? Seandainya semua manusia jadi pejabat, maka siapa yang akan jadi rakyat dan seterusnya.. Begitulah Allah-ta’ala-menciptakan makhluk berbeda-beda agar terjadi hubungan mutualisme timbal balik, yang satu memberi manfaat kepada yang lain, yang satu membutuhkan yang lain.

سمع الإمام أحمد رجلا يقول : اللهم لا تحوجني إلى أحد من خلقك فقال : " هذا رجل تمنى الموت

Suatu hari Imam Ahmad mendengar seseorang berdoa: “Ya Allah janganlah Engkau membuatku butuh kepada orang lain.” Lantas sang Imam berkata :”Orang ini meminta kematian.”(Kasyful Khafa' :561).

Beliau menganggap orang tersebut minta kematian karena pada hakikatnya orang yang tidak butuh orang lain tak ubahnya seperti seorang yang tak bernyawa lagi. Keadaan ini mengharuskan kita untuk qanaah dan ridho terhadap takdir Allah, menerima apa yang menjadi keputusan serta pemberian Allah-ta’ala-, Rasulullah-shallallahu alaihi wasallam-bersabda:

وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللهُ لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النَّاسِ

“Terima dan ridhoilah akan apa yang diberikan Allah, maka engaku akan menjadi orang paling kaya.”(HR Ahmad, at-Tirmidzi dihasankan al-Albani dalam Shahih al-Jaami’ no.100). Allahu a’lam.
------------------------------------------------------
[1] Dalam ayat ini disebutkan kata سُخرياً dengan huruf siin berbaris dhammah, maknanya adalah al-Istighlal/at-Taskhiir (menggunakan). Adapun سِخرياً dengan siin yang berbaris kasrah, maka maknanya adalah al-Istihza’ (ejekan), sebagaimana misalanya dalam firman-Nya :
 فَاتَّخَذْتُمُوهُمْ سِخْرِيًّا حَتَّى أَنْسَوْكُمْ ذِكْرِى وَكُنْتُمْ مِنْهُمْ تَضْحَكُونَ (“Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu mentertawakan mereka”)(al-Mukminun ayat: 110).

2 Responses to ".....Agar Roda Kehidupan Bisa Berputar"

AOS Product mengatakan...

Nice your post, we wish to always continues for such types of posts.

Digital Marketing Agency Delhi mengatakan...

What you're saying is completely true. I know that everybody must say the same thing, but I just think that you put it in a way that everyone can understand. I'm sure you'll reach so many people with what you've got to say.

Posting Komentar

Pertanyaan dan komentar, akan kami balas secepatnya-insyaallah-.